add2review

DINAMO STARTER KOTOR

Jumat malam beberapa hari yang lalu tiba-tiba si kucing hijau tidak dapat distarter. Di satu sisi ada keluh kesah, di sisi lain begitu besar rasa syukur Alhamdulillah karena si kucing mogoknya di depan rumah.
Dengan pengetahuan dan pengalaman yang besar sebesar ujung jentik kuku. Kap mobil dibuka clingak clinguk ke bagian mesin. Kira-kira apa ya penyebabnya?
Coba distarter terdengan suara "ceklek" lalu senyap tak bersuara lagi. Waduh apanya ya? Dengan lagak kayak montir profesional. Saya mengambil AVOMETER dalam benak barangkali akinya yang tekor sehingga tidak kuat memutar dinamo starter. Saya hubungkan kabel merah AVOMETER ke kutub positif dan kabel hitam ke kutub negatif AKI.  Skala AVOMETER menunjukkan angka 12.6 Volt yang berarti kondisi aki masih sehat. Wah apanya yah tambah deh bingungnya. Dengan menggunakan pengukur tegangan model colokan korek. Saat distarter display pengukur tegangan menunjukkan angka 11 koma sekian tepatnya lupa. Konon katanya hal tersebut menunjukkan kondisi aki yang masih sehat.
Pusing apanya ya?
Akhirnya kap mobil ditutup dan masuk rumah sambil berfikir kira-kira apanya yang bermasalah?
Akhirnya sambil tiduran buka mbah google cari info barangkali ada kejadian yang sama.
Jreng jreng jreng Ternyata ada petunjuk. Alhamdulillah.
Dalam beberapa blog menyatakan bila terjadi gejala seperti yang diungkapkan di atas adalah dinamo starternya bermasalah. Tapi terus diapakan?
Keesokan harinya saya pergi ke bengkel dan minta layanan untuk service kunjungan. Dari bengkel akhirnya pulang dengan diikuti oleh montir menuju rumah.
Setelah tiba di rumah langsung oleh montir dicek. Minta tolong untuk distarter dan seperti sebelumnya cuma terdengar "ceklek" dan minta distarter lagi juga tetap terdengar suara "ceklek". "Ini dinamo starternya yang bermasalah waktunya diservice karena bagian dalamnya kotor begitu" ujar montirnya. Saya hanya bisa bilang "oooooo" terus solusinya bagaimana? Diservice di sini atau harus dibawa ke bengkel. Layanan perbaikannya harus dikerjakan di bengkel karena keterbatasan alat dan aturan bengkelnya kalau waktu servicenya membutuhkan waktu lebih dari 1 jam mulai bongkar sampai pasang harus dikerjakan di bengkel.
Terus bawa ke bengkelnya bagaimana?
Sebentar kata montirnya sambil ambil kunci sok T dari dalam kotak alat yang dibawanya. Selanjutnya dengan pengalamannya kunci T diketuk-ketukkan ke dinamo starter. Selanjutnya minta untuk distarter lagi. Alhamdulillah dengan ijin Allah mobil saat distarter cekekekek dan greng greng si kucing hidup.
Dua jempol untuk pak montir.

Satu Tahun Bersama Roma Iromeong

Tak terasa telah satu tahun bersama Roma Iromeong. Ya. Dia adalah salah satu anggota baru keluargaku.

Spesifikasi Si "IJO" Sepeda Onthel-ku

Salah satu kegemaran saya adalah bersepeda, tentunya menaiki si "ijo". Satu-satunya sepeda onthel yang saya miliki. Biar kata orang jelek bagi saya tetep istimewa.

Adapun spesifikasinya:
1. Frame Raleigh
2. Rim Araya VP-20
3. Bos belakang Shimano 3 speed
4. Bos depan Shimano Nexus
5. Bottom Bracket Necho
6. Pedal United

itulah spesifikasi si "ijo" sepeda onthel saia.

Harga emas awal juni lebih tinggi

Date : 31-05-2012 8:55:00
Buy Back Price :Rp 481.000/gram
GramPrice per Bar (Rp)
1536.000
21.032.000
2.51.280.000
31.528.000
42.024.000
52.530.500
105.020.000
2512.475.000
5024.885.000
10049.720.000
250124.200.000

Ketersediaan barang dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.
Stock diatas adalah stock yang tersedia untuk pembelian di Cabang Perwakilan kami Surabaya
PT. Antam Tbk, UBPP Logam Mulia Perwakilan Surabaya
Kantor Pos Besar Surabaya
Jl. Kebon Rojo No. 10
Tel: +62 (031) 3536131
Fax: +62 (031) 3536130
Surabaya - Indonesia

Harga Emas Batangan Surabaya 3 Maret 2016

Date : 03-03-2016 8:24:00
Buy Back Price :Rp 521.000,- /gram
Buyback dilayani pada pukul : 08:30 sampai jam 13:00
GramPrice per Bar (Rp)Price per Gram (Rp)Stock
500266.050.000532.100Available
250133.125.000532.500Available
10053.350.000533.500Available
5026.775.000535.500Available
2513.475.000539.000Available
105.450.000545.000Available
52.765.000553.000Available
42.212.000553.000Available
31.668.000556.000Available
2.51.395.000558.000Available
21.124.000562.000Available
1582.000582.000Available

Belajar Tentang Islam: Rukun Iman

Iman adalah keyakinan kita pada 6 rukun iman. Tanpa iman semua amal perbuatan baik kita akan sia-sia. Tidak ada pahalanya di akhirat nanti:

”Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun…” [An Nuur:39]

”Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.” [Ibrahim:18]


Iman ini harus dilandasi ilmu yang mantap sehingga kita bisa menjelaskannya kepada orang lain. Bukan sekedar taqlid atau ikut-ikutan.

Rukun Iman terdiri dari:

1. Beriman kepada Allah

2. Beriman kepada Malaikat-Malaikat

3. Beriman kepada Kitab-Kitab Allah

4. Beriman kepada Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul

5. Beriman kepada Hari Akhirat

6. Beriman kepada Qada’ dan Qadar

Pada suatu hari kami (Umar Ra dan para sahabat Ra) duduk-duduk bersama Rasulullah Saw. Lalu muncul di hadapan kami seorang yang berpakaian putih. Rambutnya hitam sekali dan tidak tampak tanda-tanda perjalanan. Tidak seorangpun dari kami yang mengenalnya. Dia langsung duduk menghadap Rasulullah Saw. Kedua kakinya menghempit kedua kaki Rasulullah, dari kedua telapak tangannya diletakkan di atas paha Rasulullah Saw, seraya berkata, “Ya Muhammad, beritahu aku tentang Islam.” Lalu Rasulullah Saw menjawab, “Islam ialah bersyahadat bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad Rasulullah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan, dan mengerjakan haji apabila mampu.” Kemudian dia bertanya lagi, “Kini beritahu aku tentang iman.” Rasulullah Saw menjawab, “Beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan beriman kepada Qodar baik dan buruknya.” Orang itu lantas berkata, “Benar. Kini beritahu aku tentang ihsan.” Rasulullah berkata, “Beribadah kepada Allah seolah-olah anda melihat-Nya walaupun anda tidak melihat-Nya, karena sesungguhnya Allah melihat anda. Dia bertanya lagi, “Beritahu aku tentang Assa’ah (azab kiamat).” Rasulullah menjawab, “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya.” Kemudian dia bertanya lagi, “Beritahu aku tentang tanda-tandanya.” Rasulullah menjawab, “Seorang budak wanita melahirkan nyonya besarnya. Orang-orang tanpa sandal, setengah telanjang, melarat dan penggembala unta masing-masing berlomba membangun gedung-gedung bertingkat.” Kemudian orang itu pergi menghilang dari pandangan mata. Lalu Rasulullah Saw bertanya kepada Umar, “Hai Umar, tahukah kamu siapa orang yang bertanya tadi?” Lalu aku (Umar) menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.” Rasulullah Saw lantas berkata, “Itulah Jibril datang untuk mengajarkan agama kepada kalian.” (HR. Muslim)

Sebagaimana hadits di atas, rukun Iman ada 6. Pertama Iman kepada Allah. Artinya kita meyakini adanya Allah dan tidak ada Tuhan selain Allah. Di bab-bab berikutnya akan dijelaskan secara rinci tentang hal ini.

Rukun Iman yang kedua adalah iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Kita yakin bahwa Malaikat adalah hamba Allah yang selalu patuh pada perintah Allah.

Rukun Iman yang ketiga adalah beriman kepada Kitab-kitabNya. Kita yakin bahwa Allah telah menurunkan Taurat kepada Musa, Zabur kepada Daud, Injil kepada Isa, dan Al Qur’an kepada Nabi Muhammad. Namun kita harus yakin juga bahwa semua kitab-kitab suci di atas telah dirubah oleh manusia sehingga Allah kembali menurunkan Al Qur’an yang dijaga kesuciannya sebagai pedoman hingga hari kiamat nanti.

”Maka kecelakaan yng besar bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; “Ini dari Allah”, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan.” [Al Baqarah:79]

Kita harus meyakini kebenaran Al Qur’an dan mengamalkannya:

”Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]

Rukun Iman yang keempat adalah beriman kepada Rasul-rasul (Utusan) Allah. Rasul/Nabi merupakan manusia yang terbaik yang pantas dijadikan suri teladan yang diutus Allah untuk menyeru manusia ke jalan Allah. Ada 25 Nabi yang disebut dalam Al Qur’an yang wajib kita imani di antaranya Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad.

Karena ajaran Nabi-Nabi sebelumnya telah dirubah ummatnya, kita harus meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang harus kita ikuti ajarannya.

” Muhammad bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi…” [Al Ahzab:40]

Rukun Iman yang kelima adalah beriman kepada Hari Akhir (Kiamat/Akhirat). Kita harus yakin bahwa dunia ini fana. Suatu saat akan tiba hari Kiamat. Pada saat itu manusia akan dihisab. Orang yang beriman dan beramal saleh masuk ke surga. Orang yang kafir masuk neraka.

“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” [Al A’raaf 187]

Selain kiamat besar kita juga harus yakin akan kiamat kecil yaitu mati. Setiap orang pasti mati. Untuk itu kita harus selalu hati-hati dalam bertindak.

Rukun Iman yang keenam adalah percaya kepada Takdir/qadar yang baik atau pun yang buruk. Meski manusia wajib berusaha dan berdoa, namun apa pun hasilnya kita harus menerima dan mensyukurinya sebagai takdir dari Allah.

Rukun Iman tentang Takdir ada disebut Allah dalam Al Qur’an:

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri” [Al Hadiid 22-23]

“Katakanlah: “Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” [Al Ahzab 17]

Sumber: http://media-islam.or.id/2011/04/04/rukun-iman-6-perkara/